Sehari penuh tawa, kebersamaan, dan semangat kemerdekaan
Pada Kamis, 13 Agustus 2026, halaman SMA Strada Bhakti Wiyata berubah menjadi ruang penuh warna dan keceriaan. Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat melalui rangkaian perlombaan bertema “Raya Swadesa”.
Sejak pagi, wajah-wajah ceria para siswa menghiasi suasana sekolah. Tawa dan sorak-sorai seakan menjadi musik yang mengiringi setiap kegiatan. Raya Swadesa bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi momen bagi seluruh warga sekolah untuk mempererat kebersamaan, menjunjung sportivitas, serta menumbuhkan kembali rasa cinta kepada tanah air.


Kegiatan dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan senam pagi. Gerakan yang dilakukan bersama-sama membuat suasana pagi terasa semakin hidup. Semangat para siswa yang membara menjadi energi pembuka sebelum mereka menghadapi berbagai perlombaan.
Setiap kelas telah mempersiapkan perwakilannya untuk bertanding. Sorak dukungan dari teman-teman sekelas pun siap mengiringi perjuangan para peserta. Setelah sambutan dari MC, Pak Tius dari bagian kesiswaan memberikan penjelasan mengenai tata tertib perlombaan. Setelah itu, perlombaan pun resmi dimulai.


Lomba pertama, kerupuk pancing, langsung menghidupkan suasana. Para peserta berusaha menyelesaikan tantangan dengan penuh konsentrasi, sementara teman-teman mereka tak henti memberikan dukungan.
Kemeriahan semakin terasa ketika salah satu peserta mendapatkan kejutan berupa suapan MBG saat mengikuti lomba. Momen tersebut menghadirkan gelak tawa dan membuat perlombaan terasa semakin unik dan menghibur. Di tengah persaingan, tawa dan sorakan menjadi bukti bahwa kemenangan bukan satu-satunya hal yang dicari. Kebersamaan justru menjadi warna utama dalam perayaan tersebut.


Keseruan berlanjut melalui lomba kincir air. Setiap kelas mengirimkan lima hingga enam pemain untuk bekerja sebagai satu tim. Permainan ini tidak hanya membutuhkan kecepatan, tetapi juga kekompakan dan kerja sama. Setiap anggota harus saling mendukung agar kelompok mereka dapat menyelesaikan tantangan dengan baik.
Dalam permainan tersebut, terlihat bahwa satu langkah kecil dari seorang anggota dapat menentukan langkah seluruh kelompok. Semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan bersama pun terasa begitu nyata di lapangan.


Di sela-sela perlombaan, OSIS dan MPK menghadirkan WASIS atau Warung OSIS. Kehadiran WASIS menjadi tempat bagi para peserta didik untuk beristirahat sekaligus mengisi kembali energi.
Berbagai jajanan tersedia, mulai dari es teh, air mineral, makanan ringan, hingga ayam geprek. Suasana istirahat pun tidak kalah ramai. Percakapan, tawa, dan canda antarsiswa membuat halaman sekolah terasa semakin hangat dan akrab.

Setelah istirahat pertama, suasana kembali semarak dengan pembacaan surat anonim atau Menfess oleh kakak-kakak kelas XII. Momen ini memberikan warna tersendiri di tengah rangkaian kegiatan.

Penampilan Grup Band SMA Strada Bhakti Wiyata
Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan Band SMA Strada Bhakti Wiyata. Alunan musik dan penampilan para siswa berhasil menghidupkan kembali semangat para peserta dan penonton.
Pengumuman Pemenang Lomba
Setelah istirahat kedua, tibalah saat yang ditunggu-tunggu: pengumuman para pemenang lomba kincir air, kerupuk pancing, dan ayam gantung.
Sorak-sorai kembali menggema ketika nama-nama pemenang diumumkan. Namun, kejutan belum berakhir. Penampilan Band 2 dan Band 3 SMA Strada Bhakti Wiyata kembali membangkitkan semangat para peserta dan penonton.
Sebagai penutup yang tak kalah seru, para siswa yang berada di lapangan mendapatkan kejutan berupa lemparan tepung. Tawa pun pecah dan menjadi penanda bahwa Raya Swadesa telah mencapai penghujungnya dengan penuh keceriaan.
Penutup
Raya Swadesa mungkin telah berakhir, tetapi semangat yang lahir dari kegiatan tersebut tidak seharusnya ikut berakhir. Tawa, kebersamaan, sportivitas, dan kerja sama yang hadir sepanjang kegiatan menjadi kenangan sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh warga SMA Strada Bhakti Wiyata.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda mengisi hari-hari dengan semangat, persatuan, dan kebersamaan. Biarlah semangat kemerdekaan menjadi api kecil yang terus menyala, menerangi langkah para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang mencintai bangsa, menghargai sesama, dan terus bergerak bersama.
Salam AMDG!
Recent Comments