SMA Strada Bhakti Wiyata telah menyusun berbagai macam program kegiatan bagi siswa, salah satunya adalah Live In. Live In merupakan model belajar langsung di lapangan yang bertujuan supaya siswa mampu beradaptasi dan belajar dari masyarakat dengan melihat secara langsung bagaimana masyarakat berinteraksi dengan lingkungan alam maupun lingkungan sosialnya. Live in Gen 7 ini dilaksanakan di Boro, Kab Kulonprogo, DIY yang dlaksanakan pada tanggal 20 – 23 Januari 2026.

Selain itu, para siswa dapat melihat langsung kehidupan di luar lingkungannya karena belajar tidak hanya dengan membaca buku serta terbatas pada ruang dan waktu. Sehingga para siswa dapat menambah pengetahuan guna bekal pada masa yang akan datang. Para siswa yang mengikuti Live In mendapatkan orang tua asuh sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya. Para siswa diwajibkan mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan oleh orang tua asuh selama tinggal di desa. Pada tahun ini, Live In dilaksanakan di salah satu di Boro, Kab Kulonprogo, DIY. Kegiatan ekonomi di daerah Boro, Kab Kulonprogo, DIY adalah kegiatan pertanian, perkebunan, UMKM, dan ternak.

Kegiatan Live In ini bertujuan untuk melatih sikap kemandirian, peduli, dan mampu bekerjasama dengan orang lain serta memiliki keterampilan hidup sederhana sebagai wujud tanggung jawab, pengelolaan diri secara aktual yang akan menjadi bekal dalam hidup bermasyarakat. Dimana ketika peserta didik live in di Boro, Kab Kulonprogo, DIY dapat bersosialisasi dengan baik dan ketika pulang peserta didik membangun sebuah Inovasi untuk menjadi pribadi yang baik, bersyukur, serta membantu sesama. Kegiatan Live In ini dibagi menjadi lima Lingkungan yaitu Lingkungan Nglebeng, Lingkungan Gerpule, Lingkungan Sorotanon, Lingkungan Tirnit, dan Lingkungan Jurugan

Melalui kegiatan live in, diharapkan para siswa mempunyai daya tahan yang kuat, mandiri, peduli dengan masyarakat sekitar serta mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu dapat mewujudkan bentuk nyata kepedulian siswa SMA Strada Bhakti Wiyata terhadap sesama manusia pada umumnya dan secara khusus Gereja St. Theresia Lisieux Boro. Pada akhirnya melalui kegiatan ini diharapkan para siswa mempunyai daya tahan yang kuat, mandiri, peduli dengan orang lain serta mampu bersosialisasi dengan lingkungan dimana nantinya mereka akan menghadapi kehidupan yang sebenarnya.
Recent Comments